Minggu, 28 Juni 2015

Teknologi E - Health

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terus berkembang mengikuti kebutuhan dan trend yang ada. TIK kini telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rutinitas kehidupan manusia. Pemanfaatan TIK menjadi sangat penting sebab terbukti bahwa dengan menggunakan TIK efektivitas dan efisiensi dalam melakukan sebuah proses lebih dapat dicapai, jika dibandingkan hanya mengandalkan manusia dalam melakukan proses tersebut. Salah satu pemanfaatan TIK yang kini sedang marak yaitu pemanfaatan TIK dalam bidang kesehatan, dan lebih sering dikenal dengan istilah E-Health.
E-Health merupakan istilah baru pelayanan kesehatan yang digunakan untuk menggambarkan penggunaan gabungan komunikasi elektronik dan teknologi informasi dalam sektor kesehatan, dimana digital data ditransmisikan, disimpan dan diambil secara elektronik untuk kepentingan klinis, pendidikan dan administrasi.
Pengertian e-Health sendiri secara luas dapat bermakna bidang pengetahuan baru yang merupakan persilangan dari informasi medis, kesehatan public, dan usaha, berkaitan dengan jasa pelayanan dan informasi kesehatan yang dipertukarkan atau ditingkatkan melalui saluran internet dan teknologi berkaitan dengannya (Gunter Eysenbach, J Med Internet Res 2001; 3(2): e20).
 Dalam pengertian lebih luas, e-Health dapat diartikan sebagai tidak hanya pengembangan teknologi pelayanan kesehatan, namun juga mencakup pengembangan sikap, perilaku, komitmen, dan tata cara berpikir untuk mengembangkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Mengapa e-Health perlu dilaksanakan? Di seluruh dunia, terjadi peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Catatan kesehatan yang masih mengandalkan dokumen kertas banyak menimbulkan kesalahan dan mengurangi produktivitas layanan. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu. Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.

Ada beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk menilai kualitas dari sebuah situs e-health :
1.   Security (keamanan)
           Situs e-health yang baik harus memiliki tingkat sekuritas tinggi, karena data yang diolah dan ditransmisikan adalah data yang bersifat rahasia (confidential).
2.   Privacy (privasi)
           Hak akses setiap user harus diatur untuk menjaga privasi setiap user karena data yang disimpan bukan merupakan data umum yang dapat dipublikasikan ke setiap user.
3.   Content (isi)
          Isi dari situs harus akurat, lengkap, dan menyediakan informasi yang tepat sasaran.
4.   Credibility (kredibilitas)
           Kredibilitas meliputi sumber dari data, penulis, sponsor, nilai dari informasi, relevansi dan kegunaan dari informasi.
5.   Interactivity (forum interaktif)
           Forum interaktif meliputi pembangunan mekanisme feedback(umpan balik) dan saluran untuk bertukar informasi antar user e-health.
6.   Disclosure (kejelasan)
            Situs e-health harus menginformasikan kepada user tujuan dari situs, fitur yang tersedia, dan manfaat yang dapat diperoleh userdari situs tersebut
7.   Design (Desain)
           Desain situs harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya : kemudahan dalam mengakses, navigasi yang tidak membingungkan, dan fitur searching yang memadai.
Bentuk-Bentuk E-Health
Istilah ini dapat mencakup berbagai layanan atau sistem yang berada di tepi obat / kesehatandan informasi teknologi, termasuk:
1. Elektronik kesehatan catatan : memungkinkan komunikasi data pasien antaraprofesional kesehatan yang berbeda (dokter, spesialis,dll)
2.     Telemedicine : perawatan fisik dan psikologis di kejauhan
3.  Konsumen kesehatan informatika : pemanfaatan sumber daya elektronik pada topikmedis oleh individu yang sehat atau pasien
4.  Kesehatan manajemen pengetahuan : mislnya dalam sebuah gambaran jurnal medisterbaru, pedoman praktek terbaik atau pelacakan epidemiologi (contoh termasuksumber daya dokter seperti Medscape dan MDLinx )
5.   Virtual tim kesehatan: terdiri dari profesional kesehatan yang berkolaborasi dan berbagiinformasi mengenai pasien melalui peralatan digital (untuk perawatan transmural)
6.  mHealth atau m-Kesehatan : mencakup penggunaan perangkat bergerak dalam pengumpulan data dan tingkat kesehatan pasien agregat, memberikan informasi kesehatan untuk praktisi, peneliti, dan pasien.  
Fungsi E-Health
      Bagi pemerintah di tingkat lokal maupun pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi meningkatkan biaya pelayanan kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu, mereka juga bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan penyebaran penyakit menular tertentu. Mengembangkan layanan e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
Manfaat E- Health
E-Health ini diharapkan dapat meningkatkan berbagai aspek kesehatan (kualitas, efisiensi biaya,akses) oleh:
1.   Mendukung pemberian pelayanan yang disesuaikan dengan pasien individu, di mana TIKmemungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik berdasarkan data bukti danpasien-spesifik
2.  Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses perawatan dan memfasilitasi perawatan bersama melintasi batas
3.     Membantu praktik berbasis bukti dan pengurangan kesalahan
4.     Meningkatkan akurasi diagnostik dan kesesuaian pengobatan
5.     Meningkatkan akses terhadap kesehatan yang efektif dengan mengurangi hambatan yang diciptakan, misalnya, dengan lokasi fisik atau kecacatan
6. Memfasilitasi pemberdayaan pasien untuk perawatan diri dan pengambilan keputusankesehatan
7.  Meningkatkan efisiensi biaya melalui penyederhanaan proses, mengurangi waktu menunggu dan limbah.
Kelebihan  E- Health
1. Banyak informasi informasi tentang artikel kesehatan dan berita tentang dinas kesehatan serta tips kesehatan.
2.     Web terupdate dan tertata rapi.
3.     Terdapat peta lokasi lokasi puskesmas di daerah.
4.     Memiliki forum yang dapat digunakan untuk sharing dan diskusi.
Peranan E- Health dalam pelayanan kesehatan
Di seluruh dunia, terjadi peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Catatan kesehatan yang masih mengandalkan dokumen kertas banyak menimbulkan kesalahan dan mengurangi produktivitas layanan.
Walau demikian, patut diakui terdapat juga kenaikan pelayanan kesehatan di masyarakat, yang memberikan peluang kehidupan yang lebih baik, namun juga berarti terdapatkan golongan masyarakat manula (manusia usia lanjut) yang lebih besar. Pada umumnya manula juga memerlukan layanan kesehatan yang lebih besar dibandingkan usia produktif.
Bagi pemerintah di tingkat lokal maupun pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi meningkatkan biaya pelayanan kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu, mereka juga bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan penyebaran penyakit menular tertentu. Mengembangkan layanan e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.


DAFTAR PUSTAKA