Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terus berkembang
mengikuti kebutuhan dan trend yang ada. TIK kini telah menjadi bagian yang
tidak dapat dipisahkan dari rutinitas kehidupan manusia. Pemanfaatan TIK
menjadi sangat penting sebab terbukti bahwa dengan menggunakan TIK efektivitas
dan efisiensi dalam melakukan sebuah proses lebih dapat dicapai, jika
dibandingkan hanya mengandalkan manusia dalam melakukan proses tersebut. Salah
satu pemanfaatan TIK yang kini sedang marak yaitu pemanfaatan TIK dalam bidang
kesehatan, dan lebih sering dikenal dengan istilah E-Health.
E-Health merupakan istilah baru pelayanan kesehatan yang
digunakan untuk menggambarkan penggunaan gabungan komunikasi elektronik dan
teknologi informasi dalam sektor kesehatan, dimana digital data ditransmisikan,
disimpan dan diambil secara elektronik untuk kepentingan klinis, pendidikan dan
administrasi.
Pengertian e-Health sendiri secara luas dapat bermakna bidang
pengetahuan baru yang merupakan persilangan dari informasi medis, kesehatan
public, dan usaha, berkaitan dengan jasa pelayanan dan informasi kesehatan yang
dipertukarkan atau ditingkatkan melalui saluran internet dan teknologi
berkaitan dengannya (Gunter Eysenbach, J Med Internet Res 2001; 3(2): e20).
Dalam pengertian lebih luas, e-Health dapat diartikan
sebagai tidak hanya pengembangan teknologi pelayanan kesehatan, namun juga
mencakup pengembangan sikap, perilaku, komitmen, dan tata cara berpikir untuk
mengembangkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan
komunikasi. Mengapa e-Health perlu dilaksanakan? Di seluruh dunia, terjadi
peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan
bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Catatan kesehatan yang masih
mengandalkan dokumen kertas banyak menimbulkan kesalahan dan mengurangi
produktivitas layanan. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak
untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang
melampaui batasan fisik dan waktu. Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan
untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat,
dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik,
mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan
kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time
melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali
penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan
keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien
dengan lebih cepat.
Ada beberapa kriteria yang
dapat digunakan untuk menilai kualitas dari sebuah situs e-health :
1. Security (keamanan)
Situs e-health yang
baik harus memiliki tingkat sekuritas tinggi, karena data yang diolah dan
ditransmisikan adalah data yang bersifat rahasia (confidential).
2. Privacy (privasi)
Hak
akses setiap user harus diatur untuk menjaga privasi setiap user
karena data yang disimpan bukan merupakan data umum yang dapat dipublikasikan
ke setiap user.
3. Content (isi)
Isi
dari situs harus akurat, lengkap, dan menyediakan informasi yang tepat sasaran.
4. Credibility (kredibilitas)
Kredibilitas
meliputi sumber dari data, penulis, sponsor, nilai dari informasi, relevansi
dan kegunaan dari informasi.
5. Interactivity (forum interaktif)
Forum
interaktif meliputi pembangunan mekanisme feedback(umpan balik) dan
saluran untuk bertukar informasi antar user e-health.
6. Disclosure (kejelasan)
Situs e-health harus
menginformasikan kepada user tujuan dari situs, fitur yang tersedia,
dan manfaat yang dapat diperoleh userdari situs tersebut
7. Design (Desain)
Desain
situs harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya : kemudahan dalam mengakses,
navigasi yang tidak membingungkan, dan fitur searching yang memadai.
Bentuk-Bentuk E-Health
Istilah
ini dapat mencakup berbagai layanan atau sistem yang berada di tepi obat /
kesehatandan informasi teknologi, termasuk:
1. Elektronik kesehatan catatan : memungkinkan
komunikasi data pasien antaraprofesional kesehatan yang berbeda (dokter,
spesialis,dll)
2.
Telemedicine : perawatan fisik dan
psikologis di kejauhan
3. Konsumen kesehatan informatika : pemanfaatan
sumber daya elektronik pada topikmedis oleh individu yang sehat atau
pasien
4. Kesehatan manajemen pengetahuan :
mislnya dalam sebuah gambaran jurnal medisterbaru, pedoman praktek terbaik
atau pelacakan epidemiologi (contoh termasuksumber daya dokter seperti Medscape
dan MDLinx )
5. Virtual tim kesehatan: terdiri dari profesional
kesehatan yang berkolaborasi dan berbagiinformasi mengenai pasien melalui
peralatan digital (untuk perawatan transmural)
6. mHealth atau m-Kesehatan : mencakup penggunaan
perangkat bergerak dalam pengumpulan data dan tingkat kesehatan pasien agregat,
memberikan informasi kesehatan untuk praktisi, peneliti, dan pasien.
Fungsi E-Health
Bagi pemerintah di tingkat
lokal maupun pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi meningkatkan
biaya pelayanan kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain
itu, mereka juga bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan
kemungkinan penyebaran penyakit menular tertentu. Mengembangkan layanan
e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk
pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan
kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan
analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
Manfaat
E- Health
E-Health ini diharapkan
dapat meningkatkan berbagai aspek kesehatan (kualitas, efisiensi biaya,akses)
oleh:
1. Mendukung
pemberian pelayanan yang disesuaikan dengan pasien individu, di mana TIKmemungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik berdasarkan data bukti
danpasien-spesifik
2. Meningkatkan
transparansi dan akuntabilitas proses perawatan dan memfasilitasi perawatan
bersama melintasi batas
3. Membantu
praktik berbasis bukti dan pengurangan kesalahan
4. Meningkatkan
akurasi diagnostik dan kesesuaian pengobatan
5. Meningkatkan
akses terhadap kesehatan yang efektif dengan mengurangi hambatan yang
diciptakan, misalnya, dengan lokasi fisik atau kecacatan
6. Memfasilitasi
pemberdayaan pasien untuk perawatan diri dan pengambilan keputusankesehatan
7. Meningkatkan
efisiensi biaya melalui penyederhanaan proses, mengurangi waktu menunggu dan
limbah.
Kelebihan
E- Health
1. Banyak
informasi informasi tentang artikel kesehatan dan berita
tentang dinas kesehatan serta tips kesehatan.
2. Web
terupdate dan tertata rapi.
3. Terdapat
peta lokasi lokasi puskesmas di daerah.
4. Memiliki
forum yang dapat digunakan untuk sharing dan diskusi.
Peranan
E- Health dalam pelayanan kesehatan
Di seluruh dunia, terjadi peningkatan biaya pelayanan
kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan bagi pelayanan kesehatan yang
lebih baik. Catatan kesehatan yang masih mengandalkan dokumen kertas banyak
menimbulkan kesalahan dan mengurangi produktivitas layanan.
Walau demikian, patut diakui terdapat juga kenaikan pelayanan
kesehatan di masyarakat, yang memberikan peluang kehidupan yang lebih baik,
namun juga berarti terdapatkan golongan masyarakat manula (manusia usia lanjut)
yang lebih besar. Pada umumnya manula juga memerlukan layanan kesehatan yang
lebih besar dibandingkan usia produktif.
Bagi pemerintah di tingkat lokal maupun pusat juga mendapat
tantangan untuk menanggulangi meningkatkan biaya pelayanan kesehatan,
meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu, mereka juga
bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan penyebaran
penyakit menular tertentu. Mengembangkan layanan e-Health akan membantu
pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal
tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk
melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui
batasan fisik dan waktu.
Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu
pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga
kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data
rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan
memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet.
Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari
sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian
keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.
DAFTAR PUSTAKA
buk.depkes.go.id (http://ramafebriyanti.blogspot.com/2014/12/keterkaitan-e-health-dan-telemedicine.html)
artikelnya sangat bermanfaat bu
BalasHapus